SDIT NURUL FIKRI MAKASSAR

Jl. Meranti no.1 Kota Makassar

Simulasi Manasik Haji

Simulasi manasik haji yang diikuti oleh semua civitas SDIT Nurul Fikri Makassar.

Tahun Baru Hijriah

Selamat tahun Baru Islam 1438 Hijriah.

Semarak Hut RI ke 71

Peringatan dirgahayu indonesia ke 71 oleh SDIT Nurul FIkri Makassar.

Mutiara Hikmah

Ingat 5 perkara sebelum 5 perkara.

Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 November 2016

MEMILIH SEKOLAH YANG BAIK UNTUK ANAK

Sekolah merupakan pendidikan formal yang menjadi tempat mengajar, mendidik, dan membimbing peserta didik dengan tujuan menambah kompetensi yang dimiliki peserta didik. mungkin kita semua sepakat tentang semua orang tua pastilah menginginkan anandanya bersekolah di sekolah yang baik, dalam memilih sekolah pun orang tua perlu mempertimbangkan sesuatu agar sekolah yang dipilih menjadi tempat ananda bersekolah memiliki sistem dan pengajaran yang baik, dalam memilih sekolah yang baik untuk ananda, orang tua perlu melakukan 3 tindakan, tindakan tersebut ialah Melihat, Bertanya, dan Membandingkan.
Wajah Ceria Murid SDIT Nurul Fikri Makassar

Kita akan bahas satu persatu 3 tindakan diatas, kita mulai dari tindakan yang pertama yaitu melihat, apa yang perlu dilihat disekolah tersebut?, nah yang dilihat ialah sarananya. Ada satu sarana yang sangat penting untuk dilihat, sarana tersebut ialah kebersihan toilet siswanya. Toilet siswa tidak harus mewah tapi toilet perlu dalam keadaan bersih, jika toilet siswanya bersih berarti manajemen sekolah tersebut baik.
In House Training
Kedua ialah bertanya, apa yang harus ditanya? Nah yang ditanyakan pertama ialah bagaimana sistem penerimaan siswa barunya. Jika terlihat sistem penerimaan siswanya ribet terlalu banyak tes-tes masuk yang mengharapkan siswa-siswa yang pintar saja yang boleh masuk dalam sekolah tersebut, hal ini menandakan bahwa sekolah tersebut prosesnya biasa-biasa saja, namun jika penerimaan siswa pada sekolah tersebut melakukan tes dan observasi dengan tujuan database siswanya dalam hal ini tes tersebut tidak menentukan masuk atau tidaknya siswa tersebut, itulah sekolah yang baik. Yang kedua yang ditanyakan adalah jadwal pelatihan guru disekolah tersebut karena hebatnya sekolah itu ditentukan oleh guru-guru yang hebat pula. Ketiga bertanyalah bentuk rapor disekolah tersebut, ketika dalam rapor sekolah tersebut yang dinilai adalah sikap, keterampilan, dan pengetahuan ananda itulah sekolah yang baik. Pertanyaan terakhir ialah mengenai kurikulum sekolah tersebut, yang penting ayah bunda ketahui adalah kekhasan dari sekolah tersebut, menurut munif chatib “jika sekolah belum mempunyai kurikulum yang khas, menurut saya itu adalah sekolah yang biasa saja”. Tetapi ketika sekolah tersebut dapat menjelaskan kepada orang tua banyaknya kekhasan dari sekolah tersebut itulah sekolah yang baik.
Laporan Perkembangan Kompetensi Ananda
Kekhasan SDIT Nurul Fikri Makassar
Nah hasil dari tindakan kedua yaitu bertanya, barulah kita dapat beralih ketindakan yang ketiga yaitu membandingkan sekolah yang satu dengan sekolah yang lainnya. Hasil dari perbandingan inilah yang bisa menentukan sekolah mana yang baik untuk ananda kita.

Kamis, 27 Oktober 2016

Bagaimana Melihat Kemampuan Anak

Keluarga
Dalam psikologi perkembangan, kita harus melihat kemampuan anak melalui 3 hal, yang pertama ialah psiko-afektif (afektif), terkadang anak kita yang murah senyum, berani, suka menyapa kita menganggap bahwa itu buka suatu kelebihan. Kedua psiko-motorik (keterampilan) bagaimana anak kita bisa tampil didepan umum, berkarya, dan sebagainya, terkadang juga anak yang suka berkarya membuat ini dan itu misalnya membongkar mainannya untuk membuat mainan yang baru, serta membuat rumah dari pasir, kita anggap bahwa anak tersebut nakal. Kemampuan terakhir ialah psiko-kognitif (pemikiran/pengetahuan), terkadang kita terjebak menilai anak pintar itu yang kognitifnya/pengetahuan kuat, dan tidak melihat sikap dan keterampilannya.
fieldtrip
Ketika kita dapat memperhatikan 3 hal ini pada anak yaitu sikap, keterampialan, dan pengetahuan. Serta kita mampu menstimulus ketiga hal tersebut insyaAllah anak kita akan menjadi juara. Yang tidak adil adalah jika kita menganggap bahwa anak kita pintar sebatas dari kognitif/pengetahuannya saja, yang luar biasanya lagi rana kognitif ini pada suatu sistem pendidikan diredupsi menjadi 2 yaitu nilai tes diatas kertas dan kastanisasi mata pelajaran.

Sering kita dapati anak yang nilai bahasa indonesianya tinggi misalnya 8 dan nilai agamanya 10 tetapi nilai matematikanya cuma 6 kita menganggap dan menetapkan anak tersebut tidak pandai sebaliknya jika nilai diatas kertas anak kita tersebut matematikanya dan IPA dapat 10 baru kita menganggap bahwa anak tersebut pandai. Selanjutnya kastanisasi mata pelajaran contohnya ketika anak kita misalnya sudah SMA dan masuk jurusan IPA mungkin kita senang karena jurusan tersebut tempatnya anak-anak yang pandai, tetapi jika dijurusan IPS kita menganggap bahwa tidak ada hal yang menarik yang bisa dipelajari dilingkungan jurusan IPS yang suram tersebut.
demonstrasi
Maka perlu kita sadari 3 hal kemampuan anak kita, yang paling pertama yang kita perhatikan ialah Afektif (sikap) bagaimana anak bisa menjadi pribadi yang mantap mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain dan religius, Psikomotor (keterampilan) mampu berkarya dan berani menampilkan kebolehannya, dan Kognitif (pengetahuan) harus dipandang luas agar kita dapat mengerti bahwa kemampuan anak kita memang berbeda, mereka memiliki kecendrungan belajar yang berbeda. Tugas kita orang tua di rumah dan di sekolah ialah menstimulus dan memfasilitasi anak agar dapat mengembangkan 3 domain kecerdasannya tersebut.
Wallahu A'lam Bishawab

Jumat, 21 Oktober 2016

Hubungan Profesi dan Bakat

Kunjungan edukasi
Ada sebuah cerita tentang seseorang  yang kuliah di suatu jurusan Hukum salah satu Universitas, semasa kuliah dia termaksud orang yang disiplin dalam mengikuti perkuliahan, alasan mendasar ia ikut jurusan pendidikan ialah karena ikut-ikutan dengan temannya, setelah ia menamatkan studinya ia pun menjadi seorang pengacara, selama ia menjadi pengacara ia tidak memberikan sumbasi sedikitpun terhadap kantornya bahkan semua perkara yang ia tangani tidak ada yang dimenangkan. setelah tersadar bahwa dirinya memiliki visi untuk menjadi seorang pendidik dan praktisi pendidikan, ketika ia beralih profesi menjadi seorang pendidik, pada saat itulah ia merasakan bahwa inilah dunianya dan profesi pendidiklah yang cocok dengan bakatnya.

Pada cerita diatas kita melihat bahwa besar pengaruh bakat/keterampilan terhadap profesi atau pekerjaan. eksistensi seseorang dalam profesinya bergantung pada kecintaannya dengan profesinya tersebut, dengan hal tersebut dapat menimbulkan yang namanya profesional dalam sebuah profesi.

Siapa sih orang tua yang tidak ingin anaknya nanti memiliki Profesi yang profesional, jika ingin ananda dapat menjadi sosok yang handal dalam profesinya maka harusnya bakat ananda nempel pada profesinya, ketika dalam profesi ananda memiliki bakat yang memang sesuai dengan pekerjaannya maka ia akan menjadi profesional, anak kita dapat bertahan, berkarya, dan hebat dalam menjalani profesinya tersebut. Ciri-ciri profesional ada 2 yaitu:

1.    Dapat  menyelesaikan kesulitannya.
Dalam suatu profesi pastinya akan ada masalah, nah ketika ananda memiliki bakat sesuai dengan profesinya ia bakal mampu menikmati proses dalam menyelesaikan masalah tersebut baik itu diselesaikan secara individu ataupun kelompok

2.    Berkarya dalam profesinya.
Betapa banyak profesi yang ada disekitar kita, dan hanya sedikit orang yang dapat berprestasi membuat suatu karya yang bermanfaat dalam profesinya. 

Berdasarkan hal diatas dapat kita pahami bahwa anak memiliki hak untuk mengasah bakatnya, seperti yang kita ketahui masing-masing anak memiliki kecerdasan dan gaya belajar masing-masing, kebanyakan anak dikatakan pintar ketika nilai ujiannya tinggi padahal hasil ujian itu merupakan penilaian diatas kertas dan merupakan penilaian dari segi kognitif saja, yang perlu kita pertimbangkan juga adalah afektif dan keterampilan anak.
Kekompakan regu Pramuka

Sebagai kesimpulan semua anak memiliki kecerdasan masing-masing, hobi atau keterampilan anak sebenarnya dapat dibentuk dan diasah melalui pendidikan tinggal bagaimana kita sebagai orang tua dapat mengarahkan dan mengerti akan kebutuhan belajar anak.

Kamis, 20 Oktober 2016

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Anak Pulang?

kunjungan edukasi
Sudah menjadi kebiasaan kita menanyakan sesuatu tentang kegiatan ananda disekolahnya, contohnya menanyakan tentang belajar apa ananda tadi di sekolah, kegiatan apa yang dilakukan selama disekolah, dapat nilai berapa disekolah, dan lain sebagainnya.

Coba bayangkan jika pertanyaan-pertanyaan tersebut setiap harinya kita tanyakan kepada ananda, yang terjadi adalah ananda akan merasa bosan atau jenuh. Sehingga ananda mungkin akan menjawab seadanya saja tanpa ingin mengembangkan pembicaraan. 

Hal tersebut bukan berarti anak kita tidak mau ditanyakan tentang kegiatannya disekolah, tetapi perlu disadari ketika ananda kita pulang dari sekolah mereka mengalami kelelahan otak atau down shifting yaitu mengecilnya volume otak. Ada dua zat yang hilang yaitu air dan oksigen karena kelelahan kognitif sepanjang hari di sekolah, jadi ketika ananda pulang dari sekolah yang perlu kita lakukan adalah refresh brain yaitu memekarkan kembali otaknya menjadi segar.

Refresh brain dilakukan dengan 3 cara:
1.     Ketika ananda pulang sambutlah dengan senang hati. sambut dia dengan senyum bahagia, peluk cium ananda, sehingga ananda merasa terjaga setelah pulang dari beraktivitas di sekolah.

2.    Berilah waktu ananda untu beristirahat. Ketika ananda pulang dari sekolah persilahkanlah ananda untuk beristirahat dahulu, beristirahat penting untuk ananda untuk memulihkan kondisinya, kalau perlu pijit ananda kita agar ananda merasa tenang.

3.    Biarkan ananda melakukan aktivitas yang ia sukai. Berilah kesempatan ananda untuk melakukan sesuatu yang mereka anggap sukai hal ini berguna untuk memekarkan kembali otak atau memulihkan kondisi otaknya, contohnya memberikan makanan hewan peliharaannya, naik sepeda, main ayunan, main bola dan lain sebagainya.

Itulah 3 hal yang perlu dilakukan ketika anak kita datang dari sekolah dan ingat jangan sekali-kali menanyakan tentang kegiatan ananda mulai dari pagi hingga pulang dari sekolah. Berikanlah waktu ananda untuk beristirahat pahamilah kebutuhan mereka yang masih dalam tahap belajar.
Wallahu A'lam Bishawab

Minggu, 02 Oktober 2016

Resume Buku Gurunya Manusia


Sesuai dengan PP No. 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, guru diharapkan memiliki 4 kompetensi yaitu yaitu kompetensi pedagogic, kepribadian, social dan professional.

pengajian rutin
Guru  perlu terus belajar  baik tentang memahami gaya belajar siswa dan sekaligus mengetahui strategi yang tepat untuk muridnya sesuai gaya belajar mereka yang berbeda-beda, dalam hal ini cara mengajar guru menentukan keberhasilan proses belajar siswa, pelatihan guru salah satu yang menjadi solusi untuk menambah kualitas kompetensi guru.

Teori Multiple Intelligences

Teori  Multiple Intelligences adalah sebuah teori kecerdasan yang dikeluarkan oleh  Dr. Howard Gardner, dimana beliau adalah seorang psikolog yang memadukan ilmu psikologi dengan dunia pendidikan sehingga muncullah teori Multiple Intelligences.

Tes IQ

Resume Buku Sekolahnya Manusia

Belajar diluar kelas
Sekolah merupakan wadah untuk membentuk prilaku, pengetahuan dan keterampilan peserta didik, dan tingkat Kecerdasan  menjadi perhatian penting disuatu sekolah, tidak sedikit sekolah yang menekankan siswa-siswanya haruslah cerdas seperti yang diinginkan oleh sekolah tersebut agar sekolah tersebut dabat tergolong sekolah yang unggul. hal inilah yang menjadi salah satu dasar masih adanya sekolah yang melaksanakan tes masuk sekolah/ tes formal.

Kandungan Surah At-Taubah Ayat 38-39



pengajian

Setiap bulan para guru-guru dan civitas SDIT Nurul Fikri Makassar mengikut pengajian, dalam majelis tersebut guru-guru dapat mendengarkan kajian dari seorang ustadz dan mentadabburi ayat suci al-qur’an, ustadz yang menjadi pemateri dalam pengajian kali ini ialah ustadz Rosyidin.
Pengajian kali ini, khusus membahas tentang surah at-taubah ayat 38-39.
Ayat 38 yang artinya sebagai berikut:
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kalian, "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah, kalian merasa berat dan ingin tinggal di tempat kalian?” Apakah kalian puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. 

Selasa, 06 September 2016

SEKILAS TENTANG NURUL FIKRI MAKASSAR

Pawai 17 an
 Berdiri dengan niat berdakwah dan semangat untuk memberikan perbaikan terhadap mutu pendidikan sekolah Islam.

Dengan berpandangan bahwa sudah selayaknya sekolah-sekolah Islam dapat berkompetensi dengan sekolah lainya dalam mencerdaskan anak bangsa. Bukan sekedar menonjolkan IQ akan tetapi juga EQ dan SQ, berbekal keikhlasan dan kekuatan tekad, konsep keterpaduan antara IPTEK dan IMTAQ merupakan perpaduan yang diusung oleh Sekolah Islam Terpadu Nurul Fikri Makassar.Sebagai Sekolah Islam Terpadu, Islamisasi pembelajaran menjadi spirit dalam aktifitas belajar dan mengajar. Sistem Full Day School yang diterapkan di sekolah, menjadikan budaya-budaya Islam lebih mudah untuk ditanamkan ke dalam diri anak didik, mulai pagi hari pukul 07.15 WITA sampai sore hari selepas Sholat Ashar.

Adapun Visi dan Misi SDIT Nurul Fikri Makassar sebagai berikut:

VISI
Menjadi lembaga pendidikan terbaik dalam mendidik siswanya berakhlak mulia berpengetahuan, dan terampil dalam hidup sesuai pertumbuhan dan perkembangan usianya
MISI
Menyelenggarakan pendidikan dasar umum dan islam yang mampu membentuk karakter, sikap dan perilaku sesuai tuntuanan anak dlam Islam serta memberikan bekalan pengetahuan dan keterampilan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Senin, 05 September 2016

METODE NURUL BAYAN


Metode Nurul Bayan

Belajar membaca Al-Quran adalah fondasi dan sekaligus pintu gerbang bagi seluruh aktifitas tarbiyah ( pendidikan). Perintah membaca Al-Quran (iqro bismirabbikalladzi kholaq) adalah permulaan turunnya wahyu dan sekaligus menjadi gerbang bagi tugas dan misi kerisalahan Nabi SAW. Sekolah Islam  Terpadu Nurul Fikri, sejak awal pendiriannya, terus berupaya menjadikan pembelajaran membaca Al-Quran bagi seluruh murid sebagai pelajaran utama.

Jumat, 02 September 2016

SENAM PAGI BERSAMA

Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Fikri Makassar rutin mengadakan senam pagi yang diikuti oleh seluruh siswa mulai kelas 1 sampai 6, selain murid yang senam tapi seluruh Guru SDIT Nurul Fikri Makassar ikut senam bersama.

Senam yang digunakan  merupakan senam pramuka, dan dilakukan rutin setiap hari jumat pagi. Senam pramuka adalah bagian dari kegiatan pramuka selain kegiatan lainnya seperti tali menyanyi, yel-yel, menyanyi, serta penjelajahan. Senam pramuka pramuka termasuk dari gerakan kesehatan dan kebugaran.

Sebenarnya senam pramuka tidak jauh berbeda dengan senam yang dilakukan pada umumnya. Memakai hitungan 1 sampai 8 dalam setiap gerakan. Setiap gerakan terdiri dari gerakan kaki, tangan, leher, serta kepala. Selain itu, senam pramuka mempunyai unsur kekuatan, keseimbangan, kelenturan, serta kekompakan antara satu anggota dengan anggota yang lainnya.